SD SMP SMA

SD SMP SMA

Rabu, 15 November 2023

IPS Kelas 5 - Jenis Sumber Daya Alam

 MATERI IPS KELAS 5 SEMESTER 1

KURIKULUM MERDEKA


JENIS SUMBER DAYA ALAM 


Sumber daya alam (SDA) bisa dikelompokkan menjadi dua jenis, yaitu SDA yang bisa diperbarui dan SDA yang tidak bisa diperbarui. 


Sumber daya alam yang dapat diperbarui merupakan kekayaan alam yang masih dapat dibudidayakan kembali apabila sudah habis dipakai. Contohnya hasil pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, dan hasil hutan.


Adapun air, tanah, dan udara merupakan sumber daya alam yang dapat diperbarui dengan cara menjadikannya baru. Air akan langka saat musim kemarau, namun saat musim hujan air akan melimpah. Udara kotor dapat diperbarui dengan cara menanam tumbuhan sehingga udara di sekitar akan kembali bersih dan segar. Adapun tanah yang tidak subur dapat diperbarui melalui pemberian pupuk alami/kompos.


Sumber daya alam yang tidak bisa diperbarui merupakan SDA yang akan habis jika digunakan terus-menerus. Sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui meliputi seluruh hasil tambang, seperti minyak bumi, gas alam, emas, dan sebagainya. Karena sulit untuk diperbarui atau membutuhkan waktu yang sangat lama, maka penggunaannya haruslah bijaksana dan disesuaikan dengan kebutuhan kita. Mendaur ulang kembali, seperti daur ulang besi dan logam lainnya serta daur ulang plastik merupakan salah satu cara untuk menjaga SDA ini.






*****

Dikutip dari: buku sekolah elektronik kemendikbud - IPS kelas 5






Rabu, 08 November 2023

IPS Kelas 5 - SDA Hayati dan Nonhayati

 

MATERI IPS KELAS 5 SEMESTER 1

KURIKULUM MERDEKA


SUMBER DAYA ALAM HAYATI DAN NONHAYATI 


Selain memiliki sumber daya alam hayati, negara kita juga memiliki sumber daya alam nonhayati.


Sumber daya alam hayati bisa juga disebut sumber daya alam biotik. 

Sumber daya alam hayati yaitu sumber daya alam yang berupa makhluk hidup. Seperti hewan dan tumbuhan. 


Sumber daya alam nonhayati bisa juga disebut sumber daya alam abiotik. 

Sumber daya alam nonhayati yaitu sumber daya alam yang berupa benda-benda mati, seperti tanah, air, dan barang tambang. 


Minyak bumi, gas alam, besi, emas, perak, dan timah merupakan sebagian dari barang tambang yang menjadi kekayaan Indonesia. Barang tambang ini bisa diolah dan menjadi bahan-bahan dasar untuk membuat berbagai macam produk.







*****

Dikutip dari: buku sekolah elektronik kemendikbud - IPS kelas 5






Minggu, 04 Juni 2023

IPA KELAS 5 - Benda di Sekitar Kita

RANGKUMAN MATERI IPA KELAS 5


Rangkuman Materi Kelas 5 SD Tema 9 Muatan Mata Pelajaran IPA


A. Benda-Benda di Sekitar Kita


Materi adalah segala sesuatu yang menempati ruang dan mempunyai massa.

Berdasarkan komposisi penyusunnya, materi dibedakan menjadi zat tunggal dan campuran.
Zat tunggal merupakan zat yang terdiri atas materi sejenis.
Contoh: air, garam, gula, dan emas 24 karat.
Campuran adalah zat yang terdiri atas beberapa jenis materi atau zat tunggal.

Campuran dapat dibedakan menjadi campuran homogen dan campuran heterogen.
Campuran homogen merupakan campuran yang zat penyusunnya tercampur sempurna. Pada campuran homogen, zat penyusunnya tidak dapat dibedakan. Seperti: air garam, sirop, udara, perunggu, kuningan.
Campuran heterogen merupakan campuran yang zat penyusunnya tidak tercampur sempurna. Pada campuran heterogen, zat penyusunnya masih dapat dibedakan.
Contoh: campuran air dengan kopi, air dengan tepung, dan air dengan pasir.


B. Campuran

1. Ciri-ciri campuran heterogen:
a. Percampuran tidak merata
b. Campuran akan mengendap apabila didiamkan
c. Keruh dan tidak tembus cahaya

2. Ciri-ciri campuran homogen (larutan):
a. Percampuran akan tercampur merata
b. Campuran tidak akan mengendap jika didiamkan
c. Bening dan tembus cahaya

3. Larutan dapat berwujud padat, cair, dan gas.
a. Larutan berwujud padat dapat kita temukan pada paduan logam.
Contoh: kuningan merupakan paduan seng dan tembaga
b. Larutan berwujud cair.
Contoh: larutan gula
c. Larutan dalam wujud gas.
Contoh: ruangan terdiri atas berbagai macam gas seperti nitrogen, oksigen, dan karbon dioksida.


C. Komponen Penyusun Campuran

1. Berdasarkan ciri-ciri campuran, baik campuran homogen maupun campuran heterogen dapat dibuat kesimpulan sebagai berikut:
a. Campuran tersusun atas dua atau lebih unsur atau senyawa
b. Campuran dapat dipisahkan menjadi zat-zat penyusunnya
c. Perbandingan massa zat-zat penyusunnya tidak tetap
d. Sifat campuran sama dengan sifat zat-zat penyusunnya

2. Pada dasarnya, komponen penyusun campuran bisa berupa campuran unsur dengan unsur, unsur dengan senyawa, dan senyawa dengan senyawa.

3. Contoh unsur dan senyawa
a. Contoh unsur : besi, aluminium, karbon, perak, oksigen, nitrogen, kalsium dll.
b. Contoh senyawa : garam dapur (natrium klorida), gula, karbon dioksida, air, asam cuka dll


D. Pemisahan Campuran

Ada beberapa cara untuk memisahkan campuran, antara lain:
1. Penyaringan, yaitu pemisahan campuran yang dilakukan berdasarkan perbedaan ukuran zat dalam campuran
2. Pengendapan, yaitu pemisahan campuran yang dilakukan berdasarkan perbedaan massa zat dalam campuran.
3. Penguapan, yaitu pemisahan campuran yang dilakukan untuk memisahkan zat padat dengan zat cair yang ada dalam campuran dengan menguapkan zat cairnya.













*****
Dikutip dari: dokumenguru.com



Rangkuman Materi Kelas 5 SD Tema 9 Muatan Mata Pelajaran IPA


A. Benda-Benda di Sekitar Kita


Materi adalah segala sesuatu yang menempati ruang dan mempunyai massa.


Berdasarkan komposisi penyusunnya, materi dibedakan menjadi zat tunggal dan campuran.

Zat tunggal merupakan zat yang terdiri atas materi sejenis.

Contoh: air, garam, gula, dan emas 24 karat.

Campuran adalah zat yang terdiri atas beberapa jenis materi atau zat tunggal.


Campuran dapat dibedakan menjadi campuran homogen dan campuran heterogen.

Campuran homogen merupakan campuran yang zat penyusunnya tercampur sempurna. Pada campuran homogen, zat penyusunnya tidak dapat dibedakan. Seperti: air garam, sirop, udara, perunggu, kuningan.

Campuran heterogen merupakan campuran yang zat penyusunnya tidak tercampur sempurna. Pada campuran heterogen, zat penyusunnya masih dapat dibedakan.

Contoh: campuran air dengan kopi, air dengan tepung, dan air dengan pasir.


B. Campuran


1. Ciri-ciri campuran heterogen:

a. Percampuran tidak merata

b. Campuran akan mengendap apabila didiamkan

c. Keruh dan tidak tembus cahaya


2. Ciri-ciri campuran homogen (larutan):

a. Percampuran akan tercampur merata

b. Campuran tidak akan mengendap jika didiamkan

c. Bening dan tembus cahaya


3. Larutan dapat berwujud padat, cair, dan gas.

a. Larutan berwujud padat dapat kita temukan pada paduan logam.

Contoh: kuningan merupakan paduan seng dan tembaga

b. Larutan berwujud cair.

Contoh: larutan gula 

c. Larutan dalam wujud gas.

Contoh: ruangan terdiri atas berbagai macam gas seperti nitrogen, oksigen, dan karbon dioksida.


C. Komponen Penyusun Campuran


1. Berdasarkan ciri-ciri campuran, baik campuran homogen maupun campuran heterogen dapat dibuat kesimpulan sebagai berikut:

a. Campuran tersusun atas dua atau lebih unsur atau senyawa

b. Campuran dapat dipisahkan menjadi zat-zat penyusunnya

c. Perbandingan massa zat-zat penyusunnya tidak tetap

d. Sifat campuran sama dengan sifat zat-zat penyusunnya


2. Pada dasarnya, komponen penyusun campuran bisa berupa campuran unsur dengan unsur, unsur dengan senyawa, dan senyawa dengan senyawa.


3. Contoh unsur dan senyawa

a. Contoh unsur : besi, aluminium, karbon, perak, oksigen, nitrogen, kalsium dll.

b. Contoh senyawa : garam dapur (natrium klorida), gula, karbon dioksida, air, asam cuka dll


D. Pemisahan Campuran


Ada beberapa cara untuk memisahkan campuran, antara lain:

1. Penyaringan, yaitu pemisahan campuran yang dilakukan berdasarkan perbedaan ukuran zat dalam campuran

2. Pengendapan, yaitu pemisahan campuran yang dilakukan berdasarkan perbedaan massa zat dalam campuran.

3. Penguapan, yaitu pemisahan campuran yang dilakukan untuk memisahkan zat padat dengan zat cair yang ada dalam campuran dengan menguapkan zat cairnya.
















*****

Dikutip dari: dokumenguru.com







B. Indonesia-Teks Persuasif

RINGKASAN MATERI BAHASA INDONESIA KELAS 8


TEKS PERSUASIF


A. Menemukan Ajakan dalam Teks Persuasi


1. Pengertian Teks Persuasi

Teks persuasi adalah teks yang berisi ajakan atau bujukan. Teks persuasi bersifat mendorong seseorang untuk mengikuti harapan atau keinginan-keinginan penulis.

Sebagai teks yang bersifat ajakan, pernyataan-pernyataan dalam teks persuasi cenderung “mempromosikan” sesuatu yang diperlukan pembaca.

Dalam mengajak pembaca untuk percaya kepada sang penulis, diselipkan argumen dan fakta-fakta agar pembaca sependapat dengan sang penulis.


2. Ajakan Teks Persuasi

Kita telah mengetahui bahwa teks persuasi berisi kalimat ajakan, apakah kalian tahu apa itu ajakan? Ajakan adalah kata-kata atau perbuatan untuk mengajak.

Ajakan berarti pula anjuran, imbauan, dan sebagainya (untuk melakukan sesuatu). Kalimat ajakan ditandai dengan adanya kata-kata :
- Harus
- Hendaknya
- Sebaiknya
- Usahakanlah
- Janganlah
- Hindarilah


B. Menyimpulkan Isi Teks Persuasi

1. Simpulan Isi Teks Persuasi

Simpulan adalah rumusan akhir tentang sesuatu (misalnya: teks). Simpulan disusun berdasarkan pemahaman atau penalaran kita terhadap keseluruhan isi teks itu.

Simpulan teks persuasi biasanya tidak jauh dari jawaban pertanyaan “Mengajak apa teks persuasi tersebut?“.


2. Langkah – Langkah Penyimpulan Teks Persuasi

Langkah-langkah sistematis untuk merumuskan simpulan teks persuasi adalah sebagai berikut :
1. Membaca keseluruhan isi teks.
2. Mencatat bagian-bagian penting isi teks.
3. Memahami hubungan logis antarbagian penting teks itu.
4. Merumuskan simpulan isi teks secara ringkas dan jelas.


C. Menelaah Struktur dan Kaidah Kebahasaan Teks Persuasi

1. Struktur Teks Persuasi

Secara umum struktur teks persuasi adalah :
1. Pengenalan isu, adalah berupa pengantar atau penyampaian tentang masalah yang menjadi dasar tulisan atau pembicaraannya itu.
2. Rangkaian argumen, yaitu berupa sejumlah pendapat penulis / pembaca terkait dengan isu yang dikemukakan pada bagian sebelumnya.
3. Pernyataan ajakan, yakni sebagai inti dari teks persuasi yang didalamnya dinyatakan dorongan kepada pembaca / pendengarnya untuk melakukan sesuatu.
4. Penegasan kembali atas pernyataan sebelumnya, ditandai dengan ungkapan seperti demikianlah, dengan demikian, oleh karena itulah.


2. Kaidah Kebahasaan Teks Persuasi

Kaidah kebahasaan dalam teks persuasi adalah :
1. Terdapat pernyataan yang mengandung ajakan, dorongan, bujukan, dan sejenisnya.
2. Menggunakan kata teknis atau peristilahan yang berkenaan dengan topik yang dibahas.
3. Menggunakan kata hubung yang bersifat argumentatif.






*****

Dikutip dari: mediakita.com

Senin, 29 Mei 2023

IPS Kelas 5 - Manusia dan Lingkungan

RANGKUMAN MATERI IPS KELAS 5


KELAS 5 TEMA 8 MUATAN IPS

Subtema 1 : Manusia dan Lingkungan


Jenis Usaha dengan Mengolah Sumber Daya Alam


Untuk memenuhi kebutuhan hidup masyarakat melakukan berbagai usaha. Salah satu jenis usaha di masyarakat yaitu mengolah sumber daya alam dari lingkungan. Jenis usaha bidang produksi yang bergerak dalam pengolahan sumber daya alam (hewan dan tumbuhan) disebut usaha agraris. Jenis usaha yang termasuk bidang agraris (pertanian dalam arti luas) antara lain persawahan, perkebunan, perhutanan, peternakan, dan perikanan.


Umumnya, usaha persawahan dan perkebunan dilakukan di daerah perdesaan karena tanahnya masih luas. Namun, sekarang kita dapat melakukan usaha penanaman pada lahan sempit, misalnya dengan cara hidroponik (penanaman dengan media air) atau vertikultur (cara bercocok tanam dengan menempatkan media tanam dalam wadah yang disusun secara vertikal). Lahan pertanian juga dimanfaatkan untuk perkebunan. Tanaman perkebunan di antaranya cengkih, teh, karet, cokelat, tembakau, kopi, dan kelapa sawit.


Usaha di bidang peternakan membutuhkan lahan yang luas. Hewan-hewan yang diternakkan antara lain sapi, kambing, domba, itik, dan ayam. Selain itu, ada juga peternakan ulat sutra. Kepompong ulat sutra dapat menghasilkan serat bahan baku kain sutra.


Kegiatan pertanian lainnya adalah perikanan. Usaha di bidang perikanan dapat dilakukan di daerah pantai atau bendungan/waduk. Akan tetapi, ada juga usaha perikanan yang memanfaatkan kolam-kolam di lahan persawahan.


Ada pula jenis usaha lain yang memanfaatkan secara langsung sumber daya alam. Jenis usaha ini disebut bidang usaha ekstraktif. Dalam bidang usaha ekstraktif, kita hanya mengambil sumber daya alam tanpa harus mengolahnya terlebih dahulu. Bidang usaha ekstraktif yaitu berburu, pertambangan, dan penebangan hutan.


Jenis Usaha Masyarakat Indonesia


Sebagian besar masyarakat Indonesia memiliki usaha yang bergerak di bidang pertanian. Jenis usaha itu ada yang menghasilkan barang dan ada jenis usaha menghasilkan jasa. Berikut beberapa jenis usaha selain pertanian.


1. Perindustrian

Industri adalah kegiatan memproses atau mengolah barang dengan menggunakan sarana dan peralatan, misalnya mesin. Ada industri yang mengolah bahan baku atau mentah menjadi produk olahan. Ada industri yang hanya mengolah bahan mentah menjadi bahan setengah jadi. Ada pula industri yang mengolah bahan setengah jadi menjadi bahan jadi.

Ada industri besar dan industri kecil. Industri besar menggunakan peralatan, modal, dan tenaga kerja dalam jumlah besar. Industri kecil menggunakan peralatan, modal, dan tenaga kerja dalam jumlah lebih kecil. Contoh industri kecil, antara lain perajin mebel, pembuatan tahu atau tempe, dan perajin keramik. Contoh industri besar antara lain industri baja, industri mobil, dan industri tekstil.


2. Perdagangan

Perdagangan adalah semua hal yang berhubungan dengan kegiatan jual beli. Dalam perdagangan ada perpindahan hak milik. Pedagang membeli barang atau jasa dari suatu tempat pada waktu tertentu, kemudian menjualnya ke tempat lain dengan tujuan memperoleh keuntungan.

Tanpa adanya perdagangan, setiap orang harus memproduksi sendiri segala kebutuhan hidupnya. Dengan adanya perdagangan, produsen menjual hasil produksinya pada konsumen. Barang-barang yang diperdagangkan antara lain bahan makanan, pakaian, hewan, barang elektronika, kendaraan bermotor, dan sebagainya.


3. Jasa

Jasa adalah segala aktivitas atau manfaat yang ditawarkan kepada orang lain (konsumen). Meskipun tidak menghasilkan barang seperti misalnya industri konfeksi menghasilkan pakaian. Usaha jasa memberikan pelayanan kepada konsumen. Contoh pekerjaan yang menjual jasa adalah guru, pengacara, dokter, montir mobil, jasa keuangan, pemandu wisata, dan sebagainya.



Subtema 2 : Perubahan Lingkungan


Usaha Ekonomi yang Dikelola Perorangan


Usaha yang dikelola sendiri disebut usaha perorangan. Usaha ekonomi ini memiliki modal terbatas dan biasanya dikelola secara sederhana. Contoh usaha ekonomi perorangan sebagai berikut.


1. Usaha Pertanian. 

Sebagian besar usaha pertanian dikelola secara perorangan. Usaha ini memiliki modal terbatas. Lahan yang digarap petani biasanya terbatas, lahan persawahan dan tegalan. Namun, ada juga usaha pertanian yang dilakukan secara besar-besaran.


2. Usaha Perdagangan. 

Usaha perdagangan secara perorangan biasanya berskala kecil dan sedang. Contoh usaha perdagangan antara lain, pedagang asongan, pedagang keliling, pedagang kaki lima, pedagang di pasar, warung, dan toko kelontong.


3. Usaha Jasa. 

Secara umum, banyak usaha jasa yang dikelola secara perorangan, contohnya usaha salon, fotokopi, bengkel, potong rambut, dan penjualan pulsa.


4. Industri Kecil. 

Sektor industri yang dikelola perorangan merupakan industri rumahan. Contoh industri rumahan antara lain usaha kerajinan tangan berupa pembuatan keramik, souvenir, tembikar, anyaman, dan mebel



Usaha Ekonomi yang Dikelola Kelompok


Ada pula usaha ekonomi yang dikelola secara berkelompok. Usaha ekonomi kelompok ini dikelola secara bersama, baik modal, pengelolaan, maupun keuntungan. Bentuk usaha ekonomi bersama sebagai berikut.


1. Badan Usaha Milik Negara (BUMN)

Badan Usaha Milik Negara (BUMN) atau perusahaan negara yaitu sebuah perusahaan yang seluruh atau sebagian besar modalnya dimiliki negara. BUMN dapat berbentuk perusahaan umum (perum) dan perseroan terbatas (persero). BUMN bergerak di bidang usaha yang bersifat strategis atau vital, misalnya bidang energi listrik dan telekomunikasi.

Di Indonesia juga terdapat Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) atau perusahaan daerah. BUMD merupakan perusahaan yang seluruh atau sebagian besar modalnya dimiliki pemerintah daerah. 


Tujuan pendirian BUMD sebagai berikut.

- Ikut melaksanakan pembangunan ekonomi daerah dan pembangunan ekonomi nasional.

- Memenuhi kebutuhan rakyat dan menyediakan lapangan kerja untuk mewujudkan masyarakat adil dan makmur.


2. Badan Usaha Milik Swasta (BUMS)

Badan Usaha Milik Swasta merupakan perusahaan yang seluruh sahamnya dimiliki oleh swasta. 

Ada beberapa macam BUMS sebagai berikut.

- Firma adalah usaha ekonomi bersama yang didirikan oleh sekurangnya dua sekutu.

- Persekutuan komanditer (CV) didirikan oleh sekurangnya dua orang yang menyetorkan modal. Pada CV terdapat dua jenis sekutu, yaitu sekutu aktif dan sekutu pasif. Sekutu aktif berperan sebagai investor dan pengelola CV. Sekutu pasif berperan sebagai investor tanpa terlibat dalam pengelolaan CV.

- Perseroan terbatas (PT) adalah usaha bersama yang modalnya berupa kumpulan saham. Saham diartikan sebagai bukti kepemilikan suatu perusahaan atas penyetoran modal.


3. Koperasi

Koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang-orang atau badan hukum koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi sekaligus gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan asas kekeluargaan. Koperasi sesuai dengan UUD 1945 pasal 33 ayat (1), yaitu bentuk perekonomian disusun atas usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan. Koperasi pertama kali dikembangkan oleh Drs. Mohammad Hatta. Atas perannya tersebut beliau dijuluki Bapak Koperasi Indonesia.


Ada berapa bentuk koperasi yang berkembang di Indonesia? Bentuk- bentuk koperasi di Indonesia sebagai berikut.

- Koperasi konsumsi, yaitu koperasi yang menyediakan berbagai barang konsumsi untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Contohnya beras, gula, minyak, sabun, peralatan rumah tangga, dan barang elektronik.

- Koperasi simpan pinjam, yaitu koperasi yang menyediakan layanan simpan dan pinjam.

- Koperasi produksi, yaitu koperasi yang menyediakan bahan baku produksi dan menyalurkan hasil produksi anggotanya.

- Koperasi jasa, yaitu koperasi yang menyediakan layanan atau jasa tertentu bagi anggotanya. Contohnya, koperasi angkutan.

- Koperasi serbausaha, yaitu koperasi mengelola berbagai jenis usaha, misalnya penyediaan barang konsumsi, simpan pinjam, penyediaan bahan baku, dan penyaluran hasil produksi. Contohnya, koperasi unit desa (KUD).



Subtema 3: Usaha Pelestarian Lingkungann


Pengaruh Kegiatan Ekonomi terhadap Kesejahteraan Masyarakat


Dalam kehidupan sehari-hari, kita tidak lepas dari kegiatan ekonomi. Kegiatan ekonomi meliputi kegiatan produksi, distribusi, dan konsumsi. Ketiga kegiatan ekonomi ini saling berkaitan satu sama lain. Satu kegiatan ekonomi terhambat, akan mengganggu kegiatan ekonomi lainnya.


Produksi 

Produksi adalah kegiatan yang dikerjakan untuk menambah nilai guna suatu benda atau menciptakan benda baru sehingga lebih bermanfaat dalam memenuhi kebutuhan. Orang yang melakukan kegiatan produksi disebut produsen. Sumber daya ekonomi adalah barang atau jasa yang dapat memberikan manfaat atau keuntungan. Sumber daya ekonomi dapat berasal dari sumber daya alam atau sumber daya manusia. Sumber daya ekonomi dapat diolah menjadi modal dasar pembangunan.


Distribusi. 

Distribusi adalah kegiatan menyalurkan hasil produksi dari produsen ke konsumen. Orang yang melakukan kegiatan ini disebut distributor. Kelancaran distribusi barang membutuhkan sarana transportasi dan jalan yang memadai. Tujuannya agar hasil produksi dapat segera sampai kepada konsumen dengan cepat dan tepat sehingga kebutuhan konsumen segera terpenuhi.


Konsumsi. 

Konsumsi adalah kegiatan manusia mengurangi atau menghabiskan nilai guna suatu barang atau jasa untuk memenuhi kebutuhan. Orang yang melakukan kegiatan konsumsi disebut konsumen. Untuk mengonsumsi barang atau jasa, masyarakat mengeluarkan pengorbanan ter- tentu. Pengorbanan dapat berupa uang atau waktu. Setiap pelaku kegiatan ekonomi memiliki peran yang saling menguntungkan.
















*****

Dikutip dari: mikirbae.com







Minggu, 28 Mei 2023

IPA Kelas 5 - Siklus Air


KELAS 5 TEMA 8
Muatan Mata Pelajaran IPA


SIKLUS AIR




Manusia selalu membutuhkan air dalam kehidupan sehari-hari. Kegunaan air antara lain untuk keperluan rumah tangga, pertanian, industri, dan untuk pembangkit listrik. Begitu besarnya kebutuhan manusia akan air.


Kita bersyukur, air senantiasa tersedia di bumi. Oleh karena itu, manusia seharusnya senantiasa bersyukur kepada Tuhan pencipta alam.


Mengapa air selalu tersedia di bumi? Air selalu tersedia di bumi karena air mengalami siklus. Siklus air merupakan sirkulasi (perputaran) air secara terus-menerus dari bumi ke atmosfer, lalu kembali ke bumi. Siklus air ini terjadi melalui proses penguapan, pengendapan, dan pengembunan.


Perhatikan skema proses siklus air di gambar utama postingan ini! Air di laut, sungai, dan danau menguap akibat panas dari sinar matahari.


Proses penguapan ini disebut evaporasi. Tumbuhan juga mengeluarkan uap air ke udara. Uap air dari permukaan bumi naik dan berkumpul di udara.


Lama-kelamaan, udara tidak dapat lagi menampung uap air (jenuh). Proses ini disebut presipitasi (pengendapan). Ketika suhu udara turun, uap air akan berubah menjadi titik-titik air. Titik-titik air ini membentuk awan. Proses ini disebut kondensasi (pengembunan).


Titik-titik air di awan selanjutnya akan turun menjadi hujan. Air hujan akan turun di darat maupun di laut. Air hujan itu akan jatuh ke tanah atau perairan.


Air hujan yang jatuh di tanah akan meresap menjadi air tanah. Selanjutnya, air tanah akan keluar melalui sumur.


Air tanah juga akan merembes ke danau atau sungai. Air hujan yang jatuh ke perairan, misalnya sungai atau danau, akan menambah jumlah air di tempat tersebut. Selanjutnya air sungai akan mengalir ke laut.


Namun, sebagian air di sungai dapat menguap kembali. Air sungai yang menguap membentuk awan bersama dengan uap dari air laut dan tumbuhan. Proses siklus air pun terulang lagi.


Dari proses siklus air itu dapat disimpulkan bahwa sebenarnya jumlah air di bumi secara keseluruhan cenderung tetap. Hanya wujud dan tempatnya yang berubah.


Proses perjalanan air di daratan itu terjadi dalam daur air. Dari sini dapat disimpulkan bahwa jumlah air di Bumi secara keseluruhan cenderung tetap. Hanya wujud dan tempatnya yang berubah. Secara sederhana daur air dapat digambarkan seperti di bawah ini.











Jadi, Nama lain dari hujan adalah presipitasi. Proses presipitasi adalah proses mencairnya awan akibat pengaruh suhu udara yang tinggi. Pada proses inilah hujan terjadi. Butiran-butiran air jatuh dan membasahi permukaan bumi.






*****
Dikutip dari: maglearning.id

Selasa, 23 Mei 2023

IPS Kelas 7 - Masa Praaksara

RANGKUMAN MATERI IPS KELAS 7


BAB 4 KEHIDUPAN MANUSIA PADA MASA PRAAKSARA


MENGENAL MASA PRAAKSARA


Praaksara berasal dari kata pra dan aksara. Pra artinya sebelum. Aksara artinya tulisan. Jadi masa praaksara artinya masa sebelum mengenal tulisan.


Masa praaksara dikenal juga masa nirleka dan disebut juga masa prasejarah. Masa praaksara dimulai dari manusia ada dan berakhir ketika manusia mengenal tulisan.


PERIODISASI MASA PRAAKSARA


Periodisasi disebut juga pembabakan. Pembabakan sendiri maksudnya pembagian. Jadi periodisasi masa praaksara artinya pembagian zaman praaksara. Pembagian zaman ini dibagi menjadi tiga, yaitu :

1. Periodisasi secara geologis

2. Periodisasi secara arkeologis

3. Perkembangan kehidupan manusia


PERIODISASI SECARA GEOLOGIS


Pada awal pembentukan bumi, bumi dalam keadaan panas dan pijar sehingga tidak ada satupun makhluk hidup yang dapat hidup. Kemudian bumi mendingin dan terbentuklah kerak bumi.


Makhluk hidup mulai ada seiring mendinginnya bumi. Menurut para ahli geologi, perkembangan bumi dibagi menjadi empat macam, yaitu :

1. Zaman Arkaikum

2. Zaman Paleozoikum

3. Zaman Mesozoikum

4. Zaman Neozoikum


ZAMAN ARKAIKUM


Zaman arkaikum merupakan zaman tertua. Zaman ini berlangsung 2.500 juta tahun yang lalu dan belum ada kehidupan.


ZAMAN PALEOZOIKUM


Zaman ini berlangsung kira-kira sejak 340 juta tahun yang lalu. Zaman ini ditandai dengan munculnya tanda-tanda kehidupan, seperti binatang-binatang kecil yang tidak bertulang punggung.


ZAMAN MESOZOIKUM


Zaman ini berlangsung kira-kira sejak 140 juta tahun yang lalu. Pada zaman ini muncul binatang-binatang berukuran besar atau yang dikenal sebagai dinosaurus. Burung dan reptil juga banyak ditemukan pada zaman ini.


ZAMAN NEOZOIKUM


Zaman ini berlangsung kira-kira sejak 60 juta tahun lalu. Zaman ini dibagi dua yaitu: Tertier dan Kuartier.


Zaman tertier ketika reptil raksasa mulai punah dan dikuasai mamalia raksasa. Zaman kuartier berlangsung kira-kira 3 juta tahun lalu, disinilah awal kehidupan manusia pertama kali di dunia.


PERIODISASI SECARA ARKEOLOGIS


Menurut para ahli, periodisasi masa ini dibagi dua, yaitu: Zaman Batu dan Zaman Logam.


ZAMAN BATU


Zaman batu adalah zaman ketika sebagian perkakas manusia dibuat dari batu. Zaman ini dibagi menjadi empat, yaitu :

1. Palaeolithikum

2. Mesolithikum

3. Neolithikum

4. Megalithikum


PALAEOLITHIKUM


Palaelothikum berasal dari kata Palaeo yang berarti tua, dan Lithos yang berarti batu. Zaman ini diperkirakan berlangsung 600.000 tahun yang lalu.


Kehidupan manusia pada saat ini masih sederhana dan berpindah-pindah tempat tinggal. Berpindah-pindah tempat tinggal dikenal dengan nomaden.


Mereka masih melakukan perburuan untuk mendapatkan makanan. Alat yang digunakan seperti kapak perimbas atau alat serpih.


MESOLITHIKUM


Mesolithikum berasal dari kata Meso yang artinya tengah, dan Lithos yang artinya batu. Pada zaman ini manusia sudah lebih berkembang.


Kebudayaan yang terkenal pada masa ini adalah Kjokkenmoddinger dan Abris sous Roche. Kjokkenmoddinger adalah istilah dari bahasa Denmark. Berasal dari dua kata yaitu Kjokken yang artinya dapur, dan modding artinya sampah.


Kjokkenmoddinger sendiri adalah timbunan kulit kerang dan siput yang menggunung dan sudah menjadi fosil.


Abris sous Roche adalah gua-gua yang dijadikan tempat tinggal manusia purba. Fungsinya adalah sebagai tempat berlindung dari cuaca dan binatang buas. Alat-alat yang ditemukan pada masa ini antara lain:

- Pebble

- Ujung panah

- Flakes

- Batu pipisan

- alat-alat lain dari tanduk rusa dan tulang


NEOLITHIKUM


Neolithikum berasal dari kata Neo yang artinya baru dan Lithos yang berarti batu. Pada masa ini manusia sudah mulai menetap tempat tinggal dan mulai bercocok tanam. Hasil kebudayaan yang terkenal pada masa ini adalah kapak persegi dan kapak lonjong.


MEGALITHIKUM


Megalithikum berasal dari kata Mega yang artinya besar dan Lithos yang berarti batu. Pada masa ini banyak pendirian bangunan dari batu besar. Hal ini berkaitan erat dengan kepercayaan dan pemujaan terhadap roh nenek moyang. Jenis-jenis bangunan jaman ini adalah :

1. Menhir

Menhir adalah tempat pemujaan roh nenek moyang.

2. Dolmen

Dolmen adalah tempat persembahan untuk memuja arwah leluhur.

3. Kubur Peti

Kubur peti sesuai namanya untuk menyimpan mayat.

4. Waruga

Waruga merupakan kubur batu dalam ukuran kecil.

5. Sarkofagus

Sarkofagus merupakan kubur batu yang berbentuk seperti lesung dan diberi tutup.

6. Punden Berundak

Punden berundak adalah bangunan bertingkat yang dihubungkan tanjakan kecil.

7. Patung

Hanya patung biasa berbentuk manusia atau hewan.


Zaman Logam


Pada masa ini, manusia mulai memanfaatkan logam sebagai sarana untuk menunjang kehidupan. Zaman logam dibagi tiga :

1. Zaman perunggu

2. Zaman tembaga

3. Zaman besi


Sedangkan di Indonesia sendiri hanya dua yaitu: Zaman perunggu dan Zaman besi. Benda-benda yang dihasilkan pada zaman ini adalah :

- Kapak corong

- Nekara

- Moko

- Bejana perunggu

- Manik-Manik

- Cendrasa


PERIODISASI BERDASARKAN PERKEMBANGAN KEHIDUPAN


Periodisasi berdasarkan perkembangan kehidupan ini dibagi tiga yaitu :

1. Masa berburu

2. Masa bercocok tanam

3. Masa perundagian


MASA BERBURU


Masa berburu dibagi kembali lagi menjadi dua yaitu :

- Masa berburu tingkat sederhana

- Masa berburu tingkat lanjut


MASA BERBURU TINGKAT SEDERHANA


Pada masa ini manusia masih hidup mengembara, pindah dari satu tempat ke tempat lainnya. Selain itu mereka juga meramu, yaitu mencari dan mengumpulkan makanan. Alat yang digunakan pada masa ini masih berbentuk kasar dan belum diasah.


MASA BERBURU TINGKAT LANJUT


Pada masa ini manusia mulai hidup menetap walaupun hanya untuk sementara waktu. Mulai juga mengenal lukisan lukisan di dinding gua atau karang. Serta juga mereka mulai mengenal cara berladang.


MASA BERCOCOK TANAM


Pada masa ini manusia sudah mulai bisa bercocok tanam untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Bukan hanya bercocok tanam, mereka juga bisa mulai berternak hewan.


Tidak lagi berpindah-pindah dan mulai menetap di satu tempat. Di sini juga mereka mulai mengenal adanya kepala kampung, yang memimpin kumpulan mereka loh! Serta mereka mulai memiliki kepercayaan, yaitu percaya terhadap roh nenek moyang.


MASA PERUNDAGIAN


Masa perundagian merupakan akhir masa praaksara di Indonesia. Perundagian berasal dari bahasa Bali, yaitu undagi.


Undagi artinya seseorang atau sekelompok orang atau segolongan orang yang mempunyai kepandaian atau keterampilan jenis usaha tertentu.


Pada masa ini manusia sudah mulai berdagang, mulai ada jenis pekerjaan yang berbeda-beda, sudah mahir membuat peralatan.


NILAI NILAI BUDAYA MASA PRAAKSARA DI INDONESIA


Ada beberapa nilai budaya pada masa praaksara di Indonesia, yaitu :

- Nilai religius

- Nilai gotong royong

- Nilai musyawarah

- Nilai keadilan

- Tradisi bercocok tanam

- Tradisi bahari atau pelayaran.












*****

Dikutip dari: mediakita.com