SD SMP SMA

SD SMP SMA

Kamis, 03 September 2026

Sejarah Kelas 12 - Roem-Royen, KMB dan Pengakuan Kedaulatan

ROEM-ROIJEN, KONFERENSI MEJA BUNDAR, DAN PENGAKUAN KEDAULATAN


A. Tujuan Pembelajaran

Peserta didik mampu:

* Menjelaskan Perjanjian Roem-Royen.

* Menjelaskan Konferensi Meja Bundar.

* Menganalisis proses pengakuan kedaulatan Indonesia.

* Menyimpulkan makna perjuangan mempertahankan kemerdekaan.


B. Materi Pembelajaran

  

1. Perjanjian Roem-Royen

Perjanjian Roem-Royen merupakan salah satu tahap penting dalam perjuangan diplomasi Indonesia.

Dalam perundingan ini, Indonesia dan Belanda berusaha menyelesaikan konflik secara damai.

Salah satu hasil pentingnya adalah kesediaan Belanda untuk mengembalikan pemerintahan Republik Indonesia ke Yogyakarta.


2. Konferensi Meja Bundar (KMB)

Konferensi Meja Bundar dilaksanakan di Den Haag, Belanda, pada tahun 1949.

Hasil penting KMB antara lain:

* Belanda mengakui dan menyerahkan kedaulatan kepada Republik Indonesia Serikat.

* Penyerahan kedaulatan dilaksanakan pada 27 Desember 1949.

* Dibentuk Republik Indonesia Serikat (RIS).

* Masalah Irian Barat belum terselesaikan dan akan dibicarakan kemudian.


3. Pengakuan Kedaulatan

Penyerahan kedaulatan pada 27 Desember 1949 merupakan hasil dari perjuangan panjang bangsa Indonesia.

Perjuangan tersebut dilakukan melalui:

Perjuangan fisik + perjuangan diplomasi + dukungan rakyat + dukungan internasional

Keberhasilan mempertahankan kemerdekaan menunjukkan bahwa bangsa Indonesia memiliki semangat persatuan dan pantang menyerah.





⭐⭐⭐⭐⭐