SD SMP SMA

SD SMP SMA

Sabtu, 12 Oktober 2019

LATIHAN SOAL UN ONLINE SOSIOLOGI MATERI INTERAKSI SOSIAL

Sebelum mengerjakan latihan soal UN Sosiologi materi Interaksi Sosial, berikut kami sertakan ringkasan materi yang bisa dipelajari untuk lebih memahami materi Interaksi Sosial.


SYARAT INTERAKSI SOSIAL DALAM MASYARAKAT
Interaksi sosial dapat terjadi jika memenuhi dua syarat, yaitu: kontak sosial dan komunikasi.
a.    Kontak sosial terjadi jika dua individu/ kelompok saling berhubungan, baik secara langsung maupun tidak langsung.
b.    Komunikasi yaitu proses pengiriman pesan atau berita antara dua orang atau lebih. Dan penerima pesan memberikan respons atau tanggapan.




CIRI DAN SIFAT INTERAKSI SOSIAL
Interaksi sosial adalah hubungan dinamis yang terjadi antarindividu, individu dengan kelompok, dan kelompok dengan kelompok.
CIRI-CIRI INTERAKSI SOSIAL:
a.    Jumlah pelaku dua orang atau lebih
b.    terdapat komunikasi dengan menggunakan simbol-simbol atau lambang
c.     terdapat tujuan yang akan dicapai
d.    terdapat dimensi waktu meliputi masa lalu, masa kini, dan masa mendatang
SIFAT-SIFAT INTERAKSI  SOSIAL DALAM MASYARAKAT:
a.    Aksidental dan tidak direncanakan. Interaksi terjadi secara spontan
b.    Berulang, artinya interaksi terjadi secara berulang-ulang
c.     Teratur, artinya interaksi terjadi dengan pola sama dan konsisten
d.    Disengaja, artinya interaksi terjadi karena sengaja dan direncanakan
e.    Resiprokal, artinya interaksi mengandung makna timbal balik dengan pelaku dua orang atau lebih



FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI INTERAKSI SOSIAL
Antara lain:
a.    Imitasi, yaitu kecenderungan meniru  sikap, tindakan, tingkah laku, atau penampilan fisik seseorang secara berlebihan.
b.    Sugesti, yaitu sikap, pandangan, dan pendapat orang lain yang diterima tanpa dipikir ulang.
c.     Simpati, merupakan suatu proses ketika seseorang merasa  tertarik kepada pihak lain berkaitan prilaku dan penampilannya.
d.    Identifikasi  merupakan kecenderungan atau keinginan dalam diri seseorang untuk menjadi sama persis (identik) dengan pihak lain.
e.    Empati merupakan kemampuan merasakan keadaan orang lain dan ikut merasakan situasi yang dialami atau dirasakan orang lain.
f.     Motivasi merupakan dorongan dari dalam diri seseorang untuk melakukan tindakan.




JENIS INTERAKSI SOSIAL
Dalam kehidupan sehari-hari, interaksi sosial menunjukkan adanya hubungan timbal balik antara individu dan individu, individu dan kelompok, kelompok dan kelompok.
a.    Interaksi antara individu dan individu berarti individu menyampaikan informasi kepada individu lain. Dengan demikian, subyek dan obyek interaksi adalah individu. 
b.    Interaksi antara individu dan kelompok,  berarti individu berperan sebagai subjek/ komunikator dan kelompok berperan sebagai objek.
c.     Interaksi antara kelompok dan individu, berarti kelompok berperan sebagai subjek dan individu berperan sebagai objek.
d.    Interaksi antara kelompok dan kelompok, berarti kelompok berperan sebagai subjek dan kelompok lain berperan sebagai objek.
 



PROSES SOSIAL ASOSIATIF
Proses asosiatif merupakan jenis interaksi yang mengarah pada persatuan dan dapat meningkatkan hubungan solidaritas antarindividu/ kelompok. Dapat diklasifikasikan sebagai berikut:
a.    Kerjasama (Cooperation), yaitu suatu usaha bersama antara perorangan atau kelompok untuk mencapai tujuan bersama. Adapun bentuk-bentuk  kerjasama sebagai berikut:
1)    Koalisi yaitu kerjasama dua organisasi politik atau lebih untuk mencapai tujuan yang sama dengan cara bergabung menjadi satu.
2)    Kooptasi yaitu bentuk kerjasama yang dilakukan dengan jalan menyepakati pimpinan yang ditunjuk untuk mengendalikan jalannya organisasi/ kelompok.
3)    Tawar-menawar(bargaining) yaitu bentuk perjanjian mengenai pertukaran barang dan jasa antara dua pihak atau lebih.
4)    Patungan (joint venture) yaitu kerjasama dua badan usaha atau lebih untuk meraih keuntungan dalam bidang ekonomi.
b.    Akomodasi, yaitu interaksi sosial antara individu dan kelompok dalam upaya menyelesaikan suatu pertentangan. Bentuk akomodasi dibedakan sebagai berikut:
1)    Kompromi yaitu persetujuan dengan jalan damai untuk saling mengurangi tuntutan.
2)    Toleransi yaitu sikap menghargai perbedaan dalam masyarakat.
3)    Arbitrase yaitu suatu usaha penyelesaian sengketa dengan bantuan pihak ketiga yang dipilih oleh kedua pihak yang bersengketa.   
4)    Mediasi yaitu proses pengikutsertaan pihak ketiga sebagai penasihat yang bersifat netral dalam menyelesaikan suatu perselisihan.
5)    Koersi yaitu bentuk akomodasi yang dilaksanakan dengan  menggunakan tekanan (pemaksaan) sehingga salah satu pihak berada dalam keadaan lebih lemah.
6)    Konsiliasi yaitu usaha mempertemukan keinginan pihak yang berselisih untuk mencapai persetujuan melalui lembaga sosial untuk menyelesaikan perselisihan tersebut.
7)    Ajudikasi yaitu penyelesaian konflik/ perselisihan di pengadilan.
8)    Stalemate yaitu keadaan yang ditandai adanya kekuatan seimbang dari kedua belah pihak yang bertikai sehingga pertikaian berhenti di suatu titik tertentu.   
c.     Akulturasi, yaitu proses penerimaan dan pengolahan unsur-unsur kebudayaan asing menjadi bagian dari kebudayaan suatu kelompok tanpa menghilangkan kepribadian ataupun ciri khas kebudayaan asli.
d.    Asimilasi, yaitu peleburan dua atau lebih kebudayaan yang berbeda menjadi satu kebudayaan tunggal yang dirasakan sebagai kebudayaan milik bersama. Proses asimilasi mengarah pada hilangnya perbedaan.
e.    Amalgamasi, yaitu meleburnya dua kelompok budaya menjadi satu dan melahirkan kelompok budaya baru. Proses amalgamasi mempertegas hilangnya perbedaan-perbedaan yang ada.


PROSES SOSIAL DISOSIATIF
Proses sosial disosiatif merupakan interaksi sosial yang mengarah pada perpecahan.            Bentuk proses sosial disosiatif sebagai berikut.
a.    Persaingan/ Kompetisi, adalah suatu proses sosial yang dilakukan individu/ kelompok agar memperoleh kemenangan secara kompetitif tanpa menimbulkan benturan fisik.
b.    Pertentangan (pertikaian/ Konflik), adalah suatu proses sosial ketika seseorang/ kelompok dengan sadar atau tidak sadar menentang pihak lain disertai ancaman atau kekerasan untuk mendapatkan keinginan/ tujuannya.
c.     Kontravensi, adalah usaha merintangi atau menggagalkan tercapainya tujuan pihak lain. Cara-cara kontravensi berupa gangguan, fitnah, provokasi, dan intimidasi.
 


KETERATURAN SOSIAL
Keteraturan sosial adalah suatu kondisi yang menunjukkan hubungan sosial berjalan secara tertib dan teratur menurut nilai dan norma yang berlaku dalam masyarakat. Keteraturan sosial dalam masyarakat dapat terbentuk melaui unsur berikut.
a.    Tertib sosial, menunjukkan kondisi kehidupan suatu masyarakat yang aman, dinamis, dan teratur yang tercipta ketika setiap individu bertindak sesuai hak dan kewajiban.
b.    Order, menunjukkan system norma dan nilai sosial yang berkembang, diakui dan dipatuhi oleh seluruh anggota masyarakat.
c.     Keajekan, menunjukkan suatu kondisi keteraturan yang tetap dan tidak berubah sebagai hasil hubungan antara tindakan, nilai, dan norma sosial yang berlangsung terus menerus.
d.    Pola yaitu corak hubungan yang tetap dan ajek dalam interaksi sosial yang dijadikan model bagi semua anggota masyarakat atau kelompok. Contohnya penyelesaian persoalan dengan musyawarah.




Senin, 26 Agustus 2019

MATERI UN IPS PAKET B DAN USBN SMP


Kondisi Fisik lndonesia 

     Wilayah Indonesia terdiri atas ribuan pulau. Kondisi ini menyebabkan Indonesia memiliki kenampakan fisik yang beragam. Tiap-tiap daerah di Indonesia memlliki karakteristik khas yang tidak dimiliki daerah lain. Karakteristik wilayah memengaruhi aktivitas masyarakat yang tinggal di daerah tersebut. Keragaman ini merupakan kekayaan alam dan sosial Indonesia yang patut disyukuri. 
Posisi Geografls, Letak Geografis, dan Letak Geologis IndonesIa     
Letak suatu wilayah berkaitan dengan posisi dan lokasinya di permukaan bumi.  Suatu wilayah dapat dikenali dari posisi geografis, Ietak geografis, dan letak geologis. 


a.   Posisi Geografis       

Posisi geografis suatu wilayah di permukaan bumi didasarkan pada garis lintang dan garis bujur. Berdasarkan posisi geografis, Indonesia terletak pada 60°LU-  11°LS dan 95°BT-141°BT. Posisi ini menyebabkan Indonesia berada pada lintang rendah sehingga termasuk kawasan tropis. Selain itu, Indonesia dilalui garis khatulistiwa. Posisi geografis Indonesia memengaruhi keadaan alamnya. Pengaruh tersebut dapat dilihat dari pergantian musim, jenis vegetasi, pembagian daerah waktu, dan pergerakan angin.


B.  Letak Geografis     

Letak geografis adalah letak suatu tempat dilihat dari permukaan bumi di sekitarnya. Secara geografis Indonesia terletak di antara dua benua yaitu Benua Asia dan Benua Australia serta dua samudra yaitu Samudra Hindia dan Samudra Pasifik. Wilayah Indonesia juga berbatasan dengan sejumlah negara, baik wilayah daratan maupun samudra. Batas-batas wilayah Indonesia sebagai berikut.
1) Batas sebelah utara adalah Malaysia, Singapura, Filipina, dan Laut Cina Selatan.
2) Batas sebelah selatan adalah Australia, Timor Leste, dan Samudra Hindia.
3) Batas sebelah barat adalah Samuara Hindia.
4) Batas sebelah timur adalah Papua Nugini dan Samudra Pasifik. 

Letak tersebut memberikan keuntungan bagi Indonesia. Letak geografis Indonesia menyebabkan wilayah lndonesia berada pada jalur perdagangan antarnegara. Indonesia menjadi tempat transit kapal dagang dari negara-negara yang terlibat perdagangan antarnegara. Hubungan dagang ini berpengaruh pada perkembangan ekonomi Indonesia. Letak geografis juga berpengaruh pada kehidupan sosial dan budaya.


C. Letak Geologis      

Letak geologis merupakan letak suatu wilayah berdasarkan kondisi dan sejarah geologis yang membentuk susunan batuan  di wilayah tersebut. Dilihat dari letak geologis, wilayah Indonesia berada di rangkaian jalur Pegunungan Muda Sirkum Pasifik dan Mediterania, serta di pertemuan tiga lempeng tektonik yaitu lempeng Indo-Australia, lempeng Eurasia, dan lempeng Pasifik. Indonesia bagian timur terletak di Dangkalan Sahul dan Indonesia bagian barat terletak di Dangkalan Sunda.     
Letak Indonesia yang berada di per- temuan tiga lempeng tektonik menyebabkan Indonesia sering mengalami gempa tektonik. Indonesia juga dilalui jalur Pegunungan Sirkum Pasifik dan Sirkum Mediterania. Deretan pegunungan ini menyebabkan Indonesia menjadi daerah rawan bencana gunung meletus. Saat gunungapi akan meletus, muncul grjala alam seperti gempa vulkanik. Dampak positif keberadaan gunungapi di Indonesia yaitu wilayah Indonesia memiliki tanah relatif subur.




LATIHAN SOAL UN IPS PAKET B DAN USBN SMP

1.  Berdasarkan letak geologisnya Indonesia dilalui rangkaian Pegunungan Muda Sirkum Pasifik dan Sirkum Mediterania. Kondisi ini menyebabkan lndonesia memiliki banyak gunungapi yang rawan meletus. Dampak positif dari banyaknya gunungapi di Indonesia adalah . . . .
A.   tanah sekitar pegunungan semakin subur  akibat pengendapan abu vulkanik gunungapi
B. tanah di sekitar pegunungan semakin subur akibat pengendapan lahar gunungapi
C. sumber mata air di daerah pegunungan semakin banyak akibat aliran Iahar dingin
D. tumbuhan di daerah pegunungan semakin subur akibat tertutup abu vulkanik

2. Indonesia merupakan negara yang mampu     mengembangkan aktivitas perdagangan     internasional. Kondisi tersebut merupakan     keuntungan wilayah Indonesia yang strategis       dilihat dari letak . . . .       
A. astronomis        
B. geografis      
C. gelogi       
D. maritim

3.  Posisi geografis Indonesia menyebabkan Indonesia memiliki iklim tropis. Sementara itu, letak geologis Indonesia menyebabkan Indonesia memiliki tanah aluvial yang subur. Berdasarkan keterangan tersebut kegiatan ekonomi yang cocok diterapkan di Indonesia yaitu . . . .
A.  perdagangan
B.  perikanan
C.  pariwisata
D.  pertanian

4.   Letak geografis Indonesia pada lintang rendah   menyebabkan Indonesia beriklim . . . .  
A. subtropis  
B.  tropis  
C. dingin  
D. sedang 

5. Letak geologis Indonesia menyebabkan Indonesia memiliki banyak gunungapi. Akibat banyaknya gunungapi, potensi bencana yang terjadi di Indonesia, yaitu . . . .
A.    tanah longsor
B.   gempa tektonik
C.   kebakaran hutan
D.   gempa vuikanik